Jumat, 19 November 2010

Karena Allah Sayang Sama Kita


Adaa aja ya cara Allah buat nunjukin ke kita bahwa sesuatu itu buruk atau baik buat kita. Dengan cara yang nggak terduga dan selalu tepat sasaran. Termasuk masalah hati. Allah selalu pandai menunjukkan sisi-sisi buruk dari sesuatu yang membuat hati kita berpaling dariNya.
Suatu ketika kita mungkin pernah merasa tersesat pada sebuah rasa yang sulit sekali kita pastikan diridhoi atau tidak oleh Allah. Atau bahkan kita sebenarnya sudah sadar sepenuhnya rasa itu tidak berada pada waktu yang tepat dan bukan pada tujuan orang yang tepat. Di saat kita merasa hilang kendali, takut rasa yang tidak seharusnya ada itu terus berlanjut, pertolongan Allah selalu datang dari arah yang tidak kita duga. Sesuatu yang selama ini kita anggap sempurna sehingga mampu menjerat hati kita, Allah menunjukkan hal negatif, hal yang tidak kita sukai dalam sesuatu itu. Sehingga kemudian kita menjadi tersadar bahwa inilah petunjuk dari Allah, inilah peringatan untuk kita agar stop, jangan pupuk lagi rasa yang tidak Allah sukai ini.
Mungkin, ada sebagian diri kita yang kecewa karena sesuatu yang semula sangat kita kagumi ternyata tak sesempurna bayangan kita. Tapi itulah, karena Allah sayang dengan kita. Sebelum kekaguman itu semakin dalam menguasai diri kita, Allah menyuruh kita untuk stop karena Allah nggak mau kita akan jatuh dari tempat yang lebih tinggi lagi. Kita semua tahu jatuh dari ketinggian 7 meter jauh lebih sakit daripada jatuh dari ketinggian 1 meter (analogi yang anehkah? Whatsoever.. =P).
Intinya, Allah tidak akan pernah meninggalkan hambaNya dalam kesusahan. Allah selalu mencegah hal-hal yang buruk yang akan menimpa kita, jauh sebelum kita menyadarinya. So, sebelum kita sangat terlambat untuk mengetahui rencana terbaik Allah untuk kita, mulailah untuk melihat hal-hal positif di balik suatu kejadian, sekecil dan sesepele apapun itu.
“Sesungguhnya di balik kesulitan itu ada kemudahan” (Q.S. An-Nasr)
I keep climbing, gonna keep fighting until I make it to the other side of down” (The Other Side of Down - David Archuleta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar