Kamis, 26 sept 13
Tembok itu selalu ada.
Tinggal kita yang memilih untuk membiarkan tembok itu tumbuh tinggi atau kita berusaha meruntuhkannya perlahan-lahan.
Boleh saja kau membiarkannya tumbuh tinggi lalu kau semakin tidak mungkin melihat dan bertemu dgn apa yang ada di balik tembok.
Atau boleh saja kau berusaha meruntuhkannya lalu kau bisa melihat apa yang ada di balik tembok, bahkan melompat ke sana dan bertemu dengan semua hal yang ada di balik tembok itu.
Terkadang yang kita butuhkan hanyalah bernafas. Memberi ruang pada udara sekitar untuk menelanjangimu hingga kau merasakan ke'ada'anmu.
Kamu ada untuk bersandar pada tembok duniamu
atau kamu ada untuk memeluk ke'ada'an yang berada di balik tembok
Laman
Label
- Halo Purworejo (9)
- Psychology (35)
- Ruang Cinta (6)
- Ruang Sastra (8)
- Sekuel Saung Kecil (68)
- Serba Serbi Dunia (23)
- Song's story (11)
- random (55)
Rabu, 25 September 2013
Minggu, 22 September 2013
Makna Lambang Purworejo
Lambang daerah Kabupaten Purworejo berbentuk perisai yang bagian-bagiannya mengandung makna berikut:
- Pohon Beringin: bermakna rasa kebangsaan dan pengayoman
- Bedug dengan 17 pantek: merupakan ciri khas daerah Purworejo, dengan keistimewaannya yang terbuat dari kayu jati utuh merupakanyang terbesar di Indonesia
- Cakra dengan 17 mata: dalam cerita pewayangan merupakan senjata Wisnu dalam tugasnya memelihara kesejahteraan dan memberantas angkara murka
- Bintang segi lima: menunjukkan bahwa Rakyat Purworejo adalah masyarakat yang Berketuhanan YME
- Pita merah putih: menunjukkan bahwa Purworejo adalah bagian dari negara Republik Indonesia
- Gelombang di kanan-kiri bintang: menggambarkan keadaan alam Purworejo yang disebelah utara merupakan daerah pegunungan yang penuh dengan kekayaan alam
- Garis-garis putih dibawah gelombang hijau: menggambarkan keadaan alam Purworejo yang mempunyai sungai-sungai yang sangat penting terutama untuk pertanian misalnya S. Bogowonto dan S. Jali
- Petak-petak dibawah garis: menggambarkan keadaan alam yang bagian tengah dan selatan penuh dengan sawah dan ladang
- Padi 45 butir dan kapas 8 buah: menggambarkan cita-cita masyarakat menuju masyarakat adil dan makmur. Catatan : cakra 17 mata, kapas 8 buah, padi 45 butir- melambangkan kesetiaan rakyat Purworejo pada Proklamasi 17-8-1945
- Tiang di tepi kanan dan kiri : merupakan lambang penegakkan kebenaran dan keadilan
- Lipatan-lipatan / wiron di kanan kiri bawah: lambang kerapihan, kehalusan, keramahan, kehalusan budi
- Bokor dengan style kepala banteng: bokor adalah wadah / tempat, melambangkan kebesaran jiwa rakyat dan pemerintah daerah yang mampu menampung berbagai masalah kehidupan. Kepala banteng lambang kerakyatan atau keinginan mewujudkan Demokrasi Pancasila
- Pita putih bertuliskan PURWOREJO: bermakna kesucian, ketulusan, keluhuran budi
- Rantai: lambang kemanuasiaan dan gotong royong. Bentuk persegi lambang wanita, bentuk bulat lambang pria
- Dasar hitam: bermakna keabadian, keteguhan hati, ketenangan
Sumber: http://www.purworejokab.go.id
Langganan:
Postingan (Atom)

